Apakah Anda memandikan anak Anda dengan benar?

Apakah Anda memandikan anak Anda dengan benar?

Saat pertama kali memandikan bayi Anda, apakah Anda akan melakukannya dengan benar? Banyak orang tua memasukkan waktu mandi ke dalam rutinitas malam anak mereka. Ini adalah alat yang hebat untuk membuat anak Anda rileks, melepas lelah, dan bersiap untuk tidur. Tapi seberapa sering Anda harus memandikannya?

Mari kita ulas 10 pertanyaan umum tentang cara yang benar untuk memandikan anak Anda:

1. Apa hal terpenting yang harus diketahui orang tua tentang waktu mandi?

Satu dari 5 orang tua telah meninggalkan anak mereka sendirian di bak mandi atau kolam renang, dan 2 dari 5 orang tua mengaku terganggu saat anak mereka berada di bak mandi. Jangan pernah meninggalkan anak Anda tanpa pengawasan atau berpaling darinya selama waktu mandi – bahkan tidak sedetik pun. Seorang anak kecil bisa tenggelam dalam satu inci air.

2. Apa yang saya butuhkan sebelum mulai mandi?

Siapkan semua perlengkapan waktu mandi sebelumnya dan dalam jangkauan tangan, seperti:

  • Kain lap bersih
  • Sampo / sabun bayi
  • 2 handuk hangat, lembut, dan kering: satu untuk membaringkan bayi Anda, dan satu lagi untuk dikeringkan (handuk bayi bertudung seringkali lebih mudah digunakan)
  • Popok yang bersih dan pakaian / piyama yang bersih dan hangat

3. Berapa suhu yang baik untuk air mandi?

Air mandi harus bersuhu sekitar 100 derajat F untuk menghindari luka bakar. Isi bak bayi dengan air tidak lebih dari 2 inci. Periksa air dengan tangan Anda sebelum memasukkan anak Anda ke dalam bak mandi. Jangan pernah menambahkan air ke bak mandi dengan bayi Anda di dalamnya.

4. Bagaimana cara memandikan bayi saya?

Bayi Anda hanya boleh mandi spons selama satu atau dua minggu pertama, sampai tali pusar lepas. Berikut cara mandi spons:

  • Baringkan bayi Anda di atas selimut atau handuk lembut di mana saja yang rata dan nyaman (misalnya, meja ganti, tempat tidur, lantai, dll.).
  • Siapkan baskom berisi air, waslap lembap, dan sabun bayi yang lembut dalam jangkauan sebelum Anda mulai.
  • Basuh wajah bayi Anda dengan air terlebih dahulu, kemudian celupkan waslap ke dalam air sabun untuk membasuh seluruh tubuhnya dengan lembut. Perhatikan lipatan di bawah lengan, di belakang telinga, di sekitar leher, dan area genital.
  • Jaga agar bayi Anda tetap terbungkus handuk, dan tunjukkan hanya bagian tubuhnya yang Anda cuci secara aktif pada satu waktu.

5. Kapan saya bisa menghentikan mandi spons dan beralih ke mandi biasa?

Setelah area pusar bayi Anda sembuh, Anda dapat beralih ke mandi normal. Isi bak mandi sebelum memasukkan bayi Anda ke dalamnya, dengan ketinggian air di dalam bak sekitar 3 atau 4 inci. Lakukan pemandian pertama selembut dan sesingkat mungkin.

6. Bak mandi apa yang harus saya gunakan?

Para ahli merekomendasikan untuk menggunakan bak mandi anak dari plastik yang kokoh dan keras. Hindari kursi mandi bayi (yang bisa terbalik), atau bak tiup (yang kemungkinan besar akan roboh). Tiriskan bak sepenuhnya setelah digunakan untuk menghindari karat dan jamur.

7. Bagaimana cara yang tepat untuk memandikan bayi saya?

SehatQ menawarkan beberapa tip praktis dan Review untuk memandikan bayi Anda:

  • Setelah Anda melepaskan pakaian bayi Anda, segera masukkan dia ke dalam air.
  • Gunakan satu tangan untuk menopang kepala dan punggung bayi Anda dan tangan lainnya untuk mencuci. Selalu pegang anak Anda dengan setidaknya satu tangan saat memandikannya.
  • Basahi tubuh bayi Anda dengan air hangat bersih menggunakan gelas plastik, waslap atau tangan Anda yang bebas.
  • Bekerja dari kepala bayi Anda ke bawah.
  • Seka wajah dengan lembut menggunakan waslap basah yang bersih.
  • Jika bayi Anda memiliki rambut, gosokkan sedikit sampo bayi ke dalamnya. Saat membilas, tempelkan tangan Anda di dahinya untuk menjauhkan sabun dari matanya.
  • Gosokkan sedikit baby wash lembut ke tubuh bayi dari leher ke bawah. Perhatikan lipatan kulit di leher, ketiak, dan selangkangan bayi Anda.

8. Seberapa sering saya harus memandikan anak saya?

Memandikan anak secara berlebihan dapat mengeringkan atau mengiritasi kulitnya. Bayi tidak perlu dimandikan setiap hari — tiga kali seminggu atau kurang selama tahun pertama biasanya sudah cukup. Anak-anak harus dimandikan sekali atau dua kali seminggu, atau ketika mereka kotor (misalnya, setelah bermain lumpur, berenang atau berkeringat). Kebanyakan anak akan mulai mandi setiap hari setelah mereka mencapai masa pubertas.

9. Haruskah saya menggunakan pelembab setelah mandi?

Kebanyakan bayi baru lahir, jika tidak semuanya, tidak membutuhkan pelembab. Bahkan, beberapa dapat menyebabkan ruam pada kulit sensitif bayi baru lahir. Tanyakan kepada dokter anak Anda apakah menggunakan pelembab dianjurkan (misalnya, beberapa bayi dengan eksim harus menggunakannya). Seringkali, pelembab hipoalergenik bebas pewangi adalah yang terbaik.

10. Kapan anak saya bisa beralih dari bak mandi ke pancuran?

Biasanya yang terbaik adalah mengikuti arahan anak Anda ketika dia menunjukkan minat untuk mandi. Kebanyakan anak tidak mulai mandi sampai sekitar usia 6 atau 7 tahun. Saat dia mulai mandi, pastikan Anda meletakkan keset kamar mandi anti selip di bak mandi dan tetap di dekatnya.

Dengan sedikit latihan, Anda bisa menjadikan waktu mandi sebagai pengalaman yang nyaman dan menyenangkan bagi si kecil. Dan ingat, selalu tetap hadir dan waspada saat anak Anda berada di bak mandi.

Author